Penjualan Isuzu Naik 53,1%, Masa Pandemi Fokus pada After Sales Service

  • Share

PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), saat ini menjual 3 kendaraan penumpang:  Traga  MU-X, double cabin D-Max dan 2 kendaraan komersial Elf serta Giga.

banner 325x300

Menurut Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) pada semester pertama tahun 2021, Isuzu berhasil menjual 11.968 unit. Sedangkan penjualan Isuzu pada semester pertama tahun 2020 mencapai 7.818 unit, artinya naik 53,1%.

Dari seluruh tipe.kendaraan tersebut, penjualam tertinggi wholesales adalah Traga, yakni 5.657 unit, dan penjualan ritel mencapai 5.409 unit. Sedangkan penjualan Traga pada periode yang sama tahun 2020 mencapai 2.510 unit, naik 135,3%. Dan penjualan ritel Traga pada periode yang sama tahun 2020 mencapai  2.296 unit, naik 135,7%.

Saat ini Traga menjadi tulang punggung penjualan Isuzu, khususnya pada  kendaraan penumpang. Menurut Attias Asril, Marketing Division Head, PT IAMI, Isuzu berencana mengekspor Traga ke negara Myanmar dan Laos.

Penjualan Isuzu di urutan kedua adalah Elf, penjualan wholesales pada semester pertama tahun 2021 mencapai 5.346 unit. Sedangkan penjualan ritel Elf pada periode yang sama tahun 2020 mencapai 3.410 unit, naik 56,4%. Di sisi lain penjualan ritel Elf  pada periode yang sama tahun 2020 mencapai 5.370 unit, naik 31,1% dari 4.036 unit.

Urutan penjualan ketiga adalah truk Giga, pada semester pertama tahun 2021 wholesales Giga mencapai 874 unit, dan penjualan ritel Giga pada periode yang sama 1.029 unit. Sedangkan penjualan Giga pada semester pertama tahun 2020 mencapai 596 init, naik 46,6%.

“Peningkatan penjualan Isuzu di masa pandemi didorong industri logistik dan program pelayanan after sales service yang kami tawarkan. Isuzu banyak menjual  kendaraan komersial, ini sama dengan menjual bisnis. Menjual kendaraan komersial tergantung pada kondisi di Indonesia, bisa naik bisa tyrun,” tutur Attias Asri.

Ia menambahkan, di masa pandemik Isuzu menghadapi tantangan, dan tantangan ini harus dihadapi. Menjual kendaraan komersial, tidak sama dengan menjual kendaraan penumpang. Diler bisa ditelpon pada tengah malam, dan mekanik bisa dipanggil kapanpun, mau unitnya di jalan Tol atau di hutan.

“Di masa pandemik ini fokus kami pada after sales service. Mekanik bisa melayani ke mana saja. Saat ini, dalam satu hari mobil mekanik melayani dua unit kendaraan,” tambah Attias.

Prinsip kendaraan  komersial tidak boleh menganggur satu hari, maka Isuzu siap melayani konsumen kendaraan komersial ke mana saja dan sebagus mungkin. Jangan sampai pemilik kendaraan mengalami jerugian, akibat dari kerusakan kendaraannya. Inilah perbedaan menjual kendaraan penumpang dengan kendaraan komersial.

Ada kabar gembira bagi pemilik Panther, walaupun Isuzu tidak lagi memproduksi Panther, namun Isuzu menyediakan spare part sampai delapan tahun. Spare part Panther ini bisa didapatkan di diler-diler resmi Isuzu.

Selain melakukan penjualan dan after sales service, Isuzu juga melakukan CSR. Salah satunya kepada 400 sopir. Bagi Isuzu, sopir memegang peranan penting dalam mengemudikan dan keselamatan kendaraan komersial.

banner 325x300
Hosting Unlimited Indonesia
  • Share
Cloud Hosting Indonesia